Ada seorang mahasiswa yang baru saja lulus dari kuliahnya dia bernama Rudi. Seperti kebanyakan mahasiswa lainnya setelah lulus Rudi melamar diberbagai perusahaan-perusahaan di kotanya. Suatu hari Rudi mendapat panggilan wawancara disebuah perusahaan, ketika datang keperusahaan tersebut betapa kagetnya dia ternyata bukan hanya dia yang wawancara diperusahaan tersebut, banyak orang-orang sedang mengantri untuk melakukan wawancara.
Ketika sudah lama menunggu Rudi pun pergi untuk ketoilet, ketika masuk betapa kegetnya dia melihat wastaple perusahaan tersebut sangat kotor dan terdapat sikat gigi bekes disampingnya. Tanpa berpikir panjang dia ambil sikat gigi tersebut dan membersihkan wastaple tersebut. Tanpa disadari Rudi ternyata di dalam toilet tersebut ada salah seorang pewawancara, dan pewawancara itu berkata di dalam hati “Sepertinya dia salah satu pelamar, tetapi mengapa dia membersihkan wastaple itu”.
Tidak terasa Rudi pun selesai membersihkan wastaple dan kembali untuk mengantri, dan tibalah giliran Rudi untuk diwawancara. Setelah masuk pewawancara itu bertanya “mengapa kamu membersihkan wastaple diperusahaan kami, sedangkan tidak ada yang melihatmu dan apakah kamu yakin akan diterima diperusahaan ini”.
Rudi menjawab “Saya tidak berharap ada orang yang melihat saya membersihkan wastaple itu, dan saya juga tidak yakin akan diterima diperusahaan ini, tetapi saya yakin di bahu kanan saya ada malaikat yang akan selalu mencatat amal kebaikan yang saya lakukan dan itulah bentuk pengabdian saya kepada Tuhan saya”.
Akhirnya Rudi pun diterima di perusahaan tersebut dan setiap ada kenaikan jabatan Rudi selalu dipromosikan dan selalu berhasil. Sejak saat itu orang-orang selalu mengenang kisah Rudi.
LPMP Jakarta, 24 Juni 2007
ESQ Leadership Training